Review Drama TV, Film Movie, Musik | Resensi Buku & Cerita | Renungan Berita Terbaru

Archive for Maret, 2011

Galeri

Yang Sukses Malah Dibenci

Old Jealousy 1340x525

Berita aneh tapi nyata. Selama ini kita mungkin menyangka, orang yang sukses tentulah disukai orang banyak. Mereka tampak dipuja di mana-mana. Namun kenyataannya berbeda. Mereka justru dibenci masyarakat walau secara diam-diam. Demikianlah berita terbaru yang barusan kubaca, “Survei: MU Perusahaan Paling Dibenci di Britania Raya“. Survei tersebut menunjukkan bahwa perusahaan yang paling dibenci masyarakat adalah yang sukses. Yang gagal total dan jatuh bangkrut tidak dibenci setengah mati.

Mengapa yang sukses malah dibenci setengah mati? Alasannya beraneka-macam. Salah satunya barangkali adalah rasa iri. Setidak-tidaknya, begitulah yang kurasakan. Tak jarang aku lihat, benci dan iri itu sangatlah dekat, bahkan saling mempengaruhi.

Jikalau kita merasa iri kepada seseorang, maka kita seolah menanam bibit kebencian kepadanya. Semakin dia sukses, semakin irilah kita kepadanya, lalu semakin benci jugalah kita kepadanya.

Sedangkan kalau kita membenci si Anu, maka jika dia meraih sukses, kita merasa iri kepadanya. Kita pun merasa dunia ini tidak adil. “Mengapa orang sejelek dia bisa sukses? Kenapa orang sebaik aku gagal lagi?” pikir kita.

Ataukah Anda punya pikiran lain mengenai berita tersebut?


Galeri

Inilah cerpen yang gak cuma bikin kami menangis, tapi juga…

The_Hunter_of_Tears_by_SoulAlone

Karya manusia yang sungguh bagus bukan hanya lezat disantap, melainkan juga bergizi tinggi, higienis, bersih dari polusi. Inilah yang kami rasakan ketika mencerap kata-kata dalam sepotong cerpen karya Noviana Kusumawardhani. Judulnya, “Pemburu Air Mata“. Inilah potongan alinea dari cerpen tersebut yang menumbuhkan kesan nan amat mendalam di hati kami:

… Desaku menjadi desa terindah di seluruh negeri dan air mata adalah hal yang sangat biasa ditemukan di sini. Penduduk desaku hidup dari air mata. Apa pun yang kami lakukan selalu diiringi air mata. Bahkan ketika di saat-saat bahagia sekalipun, saat bersenang-senang, air mata selalu harus hadir di sana. Kami tidak mengenal air mata kesedihan ataupun kebahagiaan. Kami hanya mengenal air mata adalah napas. Seperti detak jantung yang berdentam setiap detik, air mata di desa ini pun adalah hidup mereka. Di sini diyakini orang yang semakin banyak mengeluarkan air mata adalah orang yang benar-benar bahagia…

Kami hanya mengenal air mata adalah napas.” Ini dia yang kami cari-cari selama ini. Inilah harta karun terpendam yang selama ini terlupakan. Maksudnya, bahkan walau serba kekurangan, kita masih bisa berharap menjadi manusia seutuhnya melalui air mata! Atas dasar ini, kamu putuskan untuk menspesialisasikan diri dalam bidang “ilmu menangis”. Maka lahirlah blog Menangislah ini sebagai tempat belajar kami.


Galeri

Majukan sepakbola Indonesia, manfaatkan pencak silat?

shaolin-soccer-2001

Dulu seusai nonton film Shaolin Soccer, aku sempat ngelamun: Bisa nggak, pencak silat dimanfaatkan untuk pengembangan sepakbola Indonesia? Kita ‘kan punya tokoh-tokoh silat “legendaris”, seperti Si Pitung dan Si Buta dari Gua Hantu. Kalau dengan mata tertutup bisa membuat Belanda kewalahan, bukankah menjadi juara dunia bukan lagi impian belaka?

Kelihatannya sih, tak sedikit pemain sepakbola Indonesia yang berbakat pencak silat pula. Lihat saja pertandingan Liga Super dan Liga Divisi Utama pada era kepemimpinan Nurdin Halid. Mereka tak jarang melancarkan jurus-jurus pencak silat, entah dari aliran mana. Sayangnya, penggunaannya keliru. Pencak silat tidak diperlakukan sebagai bela diri, tetapi untuk mencederai lawan. Akibatnya, sepakbola Indonesia bukannya maju, malahan mundur dan semakin mundur. Oleh karena itu, gagasan pemanfaatan pencak silat itu kusingkingkirkan dari benakku.

shaolin-soccer-2001Akan tetapi, hari ini gagasan tersebut mencuat lagi dalam otakku. Pemicunya adalah berita bahwa Cina sekarang memanfaatkan kungfu Shaolin untuk melejitkan prestasi. (Lihat “Dongkrak Prestasi, Cina Kombinasikan Seni Kung Fu dengan Sepakbola“) Kalau begitu, jangan-jangan sepakbola Indonesia akan makin ketinggalan lagi. Karena tidakkah saatnya sekarang kita manfaatkan seg-segi positif pencak silat untuk kemajuan sepakbola Indonesia.


Sampingan

Shaolin Soccer – Film Trailer

shaolin-soccer-2001

Klip video film komedi sepakbola China, Shaolin Soccer:


Galeri

Nikah Sederhana ala Marshanda

marshanda

Marshanda dan Ben Kasyafani mereka telah memiliki rencana untuk menggelar acara pernikahan yang sederhana. Hal itu diungkapkan oleh Ben saat menjadi salah satu peserta ‘Nike: More Than a Night Run’ di SCBD, Sudirman, Jakarta Selatan, pada Kamis (18/11/2010). Ben mengaku tak ingin menggelar pesta pernikahan yang mewah. “Yang pasti kita sesimpel mungkin. Yang sederhana,” ujar Ben.
marshanda
Sementara, untuk konsep acara, Ben tidak mau terlalu ikut campur. Ia menyerahkan semuanya kepada Chacha – panggilan akrab Marshanda. “Itu urusan perempuan. Jadi kalau Chacha mau apa tinggal bilang dan gue bagian approval aja,” jelasnya. (detikhot.com)

Lantas bagaimanakah konsep pernikahan yang sederhana menurut Marshanda?

  1. Undangannya tidak sampai ribuan orang (KapanLagi.com, 14-01-2011)
  2. Harga Gaun Resepsi Marshanda Rp150 Juta (okezone.com, 28-03-2011)

Ternyata konsep sederhana menurut Marshanda berbeda dengan konsepku. Mungkin karena aku orang awam miskin, sedangkan dia selebritis kaya?


Sampingan

Pengakuan Marshanda

marshanda

Youtube video musik Indonesia, lagu Marshanda – Sebuah Pengakuan:


Galeri

Para Penyanyi Mandarin “Save the Children” Menangis!

Han Geng 1000

Beberapa hari yang lalu, kita dengar kabar bahwa Han Geng menangis saat menyanyikan lagu “Save the Children”. (Baca halaman “Karena cinta, Han Geng menangis saat menyanyi”.) Aku jadi penasaran mau lihat videonya. Kucari-cari di Youtube, baru ketemu tadi. Puas deh.

save the children

Selebritis Mandarin bekerja-sama menyanyikan lagu "Save the Children"

Kuperhatikan, musik dan lirik lagunya mengharukan. Para penyanyinya terlihat sangat menghayati lagu ini. Begitu dalamnya penghayatan mereka, sampai-sampai mereka tampak menangis atau sekurang-kurangnya menahan tangis. Jadi, yang menangis bukan hanya Han Geng.

Penasaran mau lihat tangisan mereka? Silakan saksikan videonya di halaman ‘Lagu Mandarin “Save the Children”‘. Dan ikut menangislah bila perlu.


Sampingan

Lagu Mandarin “Save the Children”

Han Geng 1000

Video Musik Lagu Mandarin: “Save the Children“, artis penyanyinya: Han Geng, Yu Quan, Chen Chu Sheng, Vivian Hsu, Laure Shang, Sitar Tan, Anson Hu, He Jie, Kenji Wu, Dong Jie, Jimmy Lin, JJ Lin, Mai Meng, Pace Wu, dll.:


Galeri

Kronologi Aksi-aksi Dramatis dalam Kisruh Kongres PSSI

revolusi PSSI

Kongres PSSI yang hendak diselenggarakan kemarin ternyata berlangsung dramatis. Begitu dramatisnya, sampai-sampai kongres tersebut “ditunda” atau dibatalkan oleh Pengurus PSSI, tetapi dilanjutkan terus sampai tuntas oleh para anggotanya. Bagaimana kejadiannya? (Sebelumnya, saksikan dulu video “Revolusi PSSI“.) Berikut ini tujuh aksi-aksi dramatis dalam kisruh kongres PSSI tersebut, yang kami sajikan secara kronologis:

(lebih…)


Sampingan

Revolusi PSSI

revolusi PSSI

Rekaman video berita tentang revolusi PSSI:


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.