Review Drama TV, Film Movie, Musik | Resensi Buku & Cerita | Renungan Berita Terbaru

Galeri

Rayuan Cerdas ala Film *Cyrano Agency*

Film Drama Romantis Korea terbaru | Sinopsis Film Movie Asia | Cyrano Agency | Uhm Tae-woong, Lee Min-jeong, Choi Daniel, Park Sin-hye | Biro Jodoh | Agen Rekayasa Cinta | Rayuan Cerdas | Komunikasi Persuasif | Audio-Video

Rekayasa cinta tergolong cukup populer sebagai tema dalam film movie atau pun drama televisi Korea. Tema ini sudah sering muncul, baik sebagai tema sampingan maupun tema utama. Diantaranya, film Romantic Comedy / A Perfect Match (2002), Marrying the Mafia (2003), 200 Pounds Beauty (2006), Seducing Mr. Perfect (2006), drama Bad Couple / Perfect Match (2007, 16 episode), Secret Garden (2010, 20 episode), The Woman Who Still Wants To Marry / Still, Marry Me (2010, 16 episode).

Lantas, mengapa Sony Pictures bekerja sama dengan KBS merilis film Cyrano Agency (September 2010) dengan tema utama: rekayasa cinta? Apa istimewanya? (Lihat halaman “Trailer Film *Cyrano Agency*.)

Istimewanya, rekayasa cinta dalam film ini digarap dengan lebih serius, lebih mendalam, lebih mendetail. Lebih dari sekadar “biro jodoh” biasa, Cyrano Agency adalah biro rekayasa cinta yang profesional! Walau “hanya” profesi sambilan, biro ini sangat canggih. Mereka bekerja seperti kru film. Mereka melakukannya karena biro ini pada dasarnya merupakan klub teater profesional yang menguasai cara pembuatan film-film dramatis-romantis.
poster film Cyrano Agency
Pengurus Cyrano Agency terdiri dari 4 orang: [1] Byeong-hoon (Uhm Tae-woong), pria single, sutradara; [2] Min-yeong (Park Sin-hye), wanita single, asisten sutradara merangkap penata make up; [3] Jae-pil (Jeon Ah-min), pria, informan; [4] Cheol-bin (Park Cheol-min), pria, penulis naskah. Keempat orang ini berperan pula sebagai aktor/aktris pendukung. Selain mereka, ada lagi seorang anggota tambahan, seorang gadis yang hanya berperan sebagai aktris pendukung. Adapun pemeran utamanya ialah klien mereka.

Klien mereka pada umumnya ialah cowok yang sukses berkarir, tetapi gagal bercinta. Mereka meminta jasa Cyrano Agency untuk menjadikan cewek yang mereka taksir sebagai pacar atau tunangan. Walaupun ongkosnya relatif mahal, mereka tak keberatan.

Setelah ongkosnya dibayar di muka, dimulailah proyek rekayasa cinta Cyrano Agency. Mula-mula mereka mengumpulkan informasi relevan selengkap-lengkapnya seputar si cewek. Lalu disusunlah naskah “film” untuk memikat si cewek. Untuk menjalankan naskah ini, penampilan si cowok dipermak. Dari ujung rambut sampai ujung kaki, penampilannya dirombak total, disesuaikan dengan tipe cowok kesukaan si cewek. Selanjutnya, dengan earphone tersembunyi untuk menerima arahan dari sutradara atau asisten sutradara, si cowok melakukan PDKT (pendekatan) sedikit demi sedikit. Caranya seperti yang sering muncul dalam film movie atau drama televisi Korea yang romantis, antara lain:

  • sering-sering menampakkan diri di depan si cewek, tetapi berlagak cuek;
  • membuat si dia cemburu, dengan cara diam-diam menyusupkan seorang cewek untuk menjadi temannya, lalu sering menaruh perhatian kepada si penyusup di depan si dia;
  • mengurangi kesibukan si dia, supaya ada lebih banyak waktu untuk berinteraksi dengan si cowok
  • memberi si dia perhatian yang istimewa, tetapi seraya berlagak “jaim” (jaga image);
  • berkencan dengan si cewek, tetapi kemudian membuat dia menunggu;
  • akhirnya, membuat kejutan yang dramatis dan menyampaikan kata-kata romantis.

Dengan rekayasa cinta romantis secanggih itu, mereka berhasil mencapai target. Semua cewek sasaran itu menjadi jatuh cinta kepada klien mereka.

2 pasang aktor-aktris Cyrano AgencyPada suatu ketika, muncul seorang klien bernama Sang-yong (Choi Daniel) yang rela membayar berapa saja asalkan gadis yang ia taksir bisa jatuh cinta padanya. Masalahnya, gadis itu adalah Hee-joong (Lee Min-jeong), mantan pacar Byeong-hoon. Tanpa sepengetahuan rekan-rekannya, sang sutradara ternyata masih mencintai si mantan. Sementara itu, Byeong-hoon menganggap bahwa Sang-yong tidak cukup baik untuk menjadi pasangan Hee-joong.

Karena itu, Byeong-hoon diam-diam melakukan berbagai upaya “sabotase” untuk menggagalkan perjodohan antara mantan pacarnya dan sang klien. Akan tetapi, Min-yeong sang asisten segera mengetahuinya. Ia pun melancarkan rekayasa tersendiri untuk menggagalkan sabotase tersebut.

Nah, bagaimanakah akhir persaingan dua rekayasa cinta itu? Manakah yang berhasil? Siapakah yang lebih cerdas dalam hal ini?

Ternyata, keberhasilan rekayasa cinta cenderung bersifat sementara. Hati yang penuh dengan rekayasa akan mudah berubah, lalu condong kepada yang lain. Maka terjadilah perselingkuhan dan berujung pada kekecewaan demi kekecewaan.

efektivitas cyrano-agencyAlih-alih, untuk mendapatkan si dia untuk selama-lamanya, ada langkah pamungkas yang jauh lebih efektif daripada sekadar rekayasa cinta yang selama ini mereka tempuh. Caranya: menaruh kepercayaan kepada si dia (atau menerima si dia apa adanya) dan kemudian menyampaikan isi hati secara spontan, murni dari hati tanpa rekayasa lebih dulu.

Memang, pada saat pengungkapan isi hati yang murni ini, pengucapannya mungkin terbata-bata seperti orang bodoh. Namun, ini justru lebih dramatis, sehingga lebih efektif dalam menyentuh hati si dia, bahkan takkan terlupakan untuk selama-lamanya!

2 responses

  1. Ping-balik: Trailer Film *Cyrano Agency* | Menangislah Bila Perlu

  2. Ping-balik: Trailer Film *Cyrano Agency* « Video Film Korea « Majalah Sanggar Jiwa

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.