Review Drama TV, Film Movie, Musik | Resensi Buku & Cerita | Renungan Berita Terbaru

Berita

Galeri

Yang kusuka dari polisi Gorontalo yang menggila

Pagi ini aku sempatkan diri nonton video Polisi Gorontalo Menggila. Aku merasa penasaran kenapa video ini sukses dan menghebohkan seperti pendahulunya, Keong Racun. (Baca reportase “Heboh Polisi Gorontalo Menggila di Youtube“)

(lebih…)


Galeri

Inilah bangsa terhebat dalam menangis

Manakah bangsa terhebat dalam menangis? India? Indonesia? Korea? Atau bangsa mana?

Kayaknya bukan bangsa India deh. Liat aja film-film India. Saat mereka sedih, tetap aja mereka menyanyi dan menari bersama. Kapan nangisnya?

Mungkin bangsa Indonesia ‘kali ya. Liat aja sinetron-sinetron Indonesia. Para pemain utamanya sering menangis walau ekspresi wajahnya datar-datar saja. Kapan sedihnya?

(lebih…)


Galeri

Tepuk Tangan buat Nurdin Halid

revolusi PSSI

Mengapa aku mau bertepuk tangan buat Nurdin Halid ketika kisruh PSSI masuki injury time? Pasti gara-gara terkadang suka nonton sepakbola Liga Inggris di televisi. Bukan permainan kick and rush-nya yang aku suka, melainkan kemeriahan para suporternya di stadion. Terutama saat mereka bertepuk tangan. Bukan hanya saat terjadinya gol, melainkan juga momen-momen dramatisnya. Diantaranya, saat terjadi pergantian pemain.

(lebih…)


Galeri

Yang Sukses Malah Dibenci

Berita aneh tapi nyata. Selama ini kita mungkin menyangka, orang yang sukses tentulah disukai orang banyak. Mereka tampak dipuja di mana-mana. Namun kenyataannya berbeda. Mereka justru dibenci masyarakat walau secara diam-diam. Demikianlah berita terbaru yang barusan kubaca, “Survei: MU Perusahaan Paling Dibenci di Britania Raya“. Survei tersebut menunjukkan bahwa perusahaan yang paling dibenci masyarakat adalah yang sukses. Yang gagal total dan jatuh bangkrut tidak dibenci setengah mati.

Mengapa yang sukses malah dibenci setengah mati? Alasannya beraneka-macam. Salah satunya barangkali adalah rasa iri. Setidak-tidaknya, begitulah yang kurasakan. Tak jarang aku lihat, benci dan iri itu sangatlah dekat, bahkan saling mempengaruhi.

Jikalau kita merasa iri kepada seseorang, maka kita seolah menanam bibit kebencian kepadanya. Semakin dia sukses, semakin irilah kita kepadanya, lalu semakin benci jugalah kita kepadanya.

Sedangkan kalau kita membenci si Anu, maka jika dia meraih sukses, kita merasa iri kepadanya. Kita pun merasa dunia ini tidak adil. “Mengapa orang sejelek dia bisa sukses? Kenapa orang sebaik aku gagal lagi?” pikir kita.

Ataukah Anda punya pikiran lain mengenai berita tersebut?


Galeri

Majukan sepakbola Indonesia, manfaatkan pencak silat?

shaolin-soccer-2001

Dulu seusai nonton film Shaolin Soccer, aku sempat ngelamun: Bisa nggak, pencak silat dimanfaatkan untuk pengembangan sepakbola Indonesia? Kita ‘kan punya tokoh-tokoh silat “legendaris”, seperti Si Pitung dan Si Buta dari Gua Hantu. Kalau dengan mata tertutup bisa membuat Belanda kewalahan, bukankah menjadi juara dunia bukan lagi impian belaka?

Kelihatannya sih, tak sedikit pemain sepakbola Indonesia yang berbakat pencak silat pula. Lihat saja pertandingan Liga Super dan Liga Divisi Utama pada era kepemimpinan Nurdin Halid. Mereka tak jarang melancarkan jurus-jurus pencak silat, entah dari aliran mana. Sayangnya, penggunaannya keliru. Pencak silat tidak diperlakukan sebagai bela diri, tetapi untuk mencederai lawan. Akibatnya, sepakbola Indonesia bukannya maju, malahan mundur dan semakin mundur. Oleh karena itu, gagasan pemanfaatan pencak silat itu kusingkingkirkan dari benakku.

shaolin-soccer-2001Akan tetapi, hari ini gagasan tersebut mencuat lagi dalam otakku. Pemicunya adalah berita bahwa Cina sekarang memanfaatkan kungfu Shaolin untuk melejitkan prestasi. (Lihat “Dongkrak Prestasi, Cina Kombinasikan Seni Kung Fu dengan Sepakbola“) Kalau begitu, jangan-jangan sepakbola Indonesia akan makin ketinggalan lagi. Karena tidakkah saatnya sekarang kita manfaatkan seg-segi positif pencak silat untuk kemajuan sepakbola Indonesia.


Galeri

Nikah Sederhana ala Marshanda

marshanda

Marshanda dan Ben Kasyafani mereka telah memiliki rencana untuk menggelar acara pernikahan yang sederhana. Hal itu diungkapkan oleh Ben saat menjadi salah satu peserta ‘Nike: More Than a Night Run’ di SCBD, Sudirman, Jakarta Selatan, pada Kamis (18/11/2010). Ben mengaku tak ingin menggelar pesta pernikahan yang mewah. “Yang pasti kita sesimpel mungkin. Yang sederhana,” ujar Ben.
marshanda
Sementara, untuk konsep acara, Ben tidak mau terlalu ikut campur. Ia menyerahkan semuanya kepada Chacha – panggilan akrab Marshanda. “Itu urusan perempuan. Jadi kalau Chacha mau apa tinggal bilang dan gue bagian approval aja,” jelasnya. (detikhot.com)

Lantas bagaimanakah konsep pernikahan yang sederhana menurut Marshanda?

  1. Undangannya tidak sampai ribuan orang (KapanLagi.com, 14-01-2011)
  2. Harga Gaun Resepsi Marshanda Rp150 Juta (okezone.com, 28-03-2011)

Ternyata konsep sederhana menurut Marshanda berbeda dengan konsepku. Mungkin karena aku orang awam miskin, sedangkan dia selebritis kaya?


Galeri

Kronologi Aksi-aksi Dramatis dalam Kisruh Kongres PSSI

revolusi PSSI

Kongres PSSI yang hendak diselenggarakan kemarin ternyata berlangsung dramatis. Begitu dramatisnya, sampai-sampai kongres tersebut “ditunda” atau dibatalkan oleh Pengurus PSSI, tetapi dilanjutkan terus sampai tuntas oleh para anggotanya. Bagaimana kejadiannya? (Sebelumnya, saksikan dulu video “Revolusi PSSI“.) Berikut ini tujuh aksi-aksi dramatis dalam kisruh kongres PSSI tersebut, yang kami sajikan secara kronologis:

(lebih…)


Galeri

KARA nangis diatas pentas, ini dia sebabnya

KARA menangisSelebritis pun bisa sungguh-sungguh menangis di atas pentas. Buktinya, lima anggota KARA (vocal group terkenal dari Korea) menangis saat menyanyi di atas pentas. Show mereka ini sengaja dibuat secara khusus untuk penayangan terakhir drama “URAKARA” yang disiarkan oleh Tokyo TV, Jepang. Air mata mengalir deras saat pertunjukan berlangsung. Maka para penggemar (fans) pun ikutan menangis.

Kalau fans ikutan menangis. Kita tidak heran. Tapi bagaimana dengan sang selebritis? Apakah tangisan mereka itu karena mereka sangat menghayati lagu yang mereka bawakan? Tampaknya tidak. Dari ekspresi mereka, kelihatannya tangisan mereka disebabkan oleh lebih dari sekadar itu.

(lebih…)


Galeri

Pasha “Ungu” Menangis Lagi (dan Lagi)

pasha-ungu

Di Indonesia, cowok menangis tampaknya tidak lagi memalukan dipandang memalukan. Hal ini terutama bila alasan mengapa menangis itu adalah karena terharu. Contohnya, kemarin, Pasha Ungu menangis lagi ketika sungkem kepada kedua orangtua dalam rangka ritual pranikah. “Saya memang jarang berkomunikasi dengan ayah saya. Jarang bertemu dengan ibu saya karena jadwal Ungu yang padat. Makanya sangat nggak tahan nangisnya dan saya minta maaf pada mereka,” ujar Pasha.

pasha-unguSebelumnya, sekitar sembilan bulan yang lalu, Pasha tak kuasa membendung tangis saat mulai melantunkan single Ungu berjudul “Doa Untuk Ibu”. Inilah untuk pertama kalinya selebritis Indonesia menangis saat melantunkan lagu Ungu. “Baru kali ini aku secara pribadi menangis saat take vocal, lagu ini menyentuh banget,” katanya. (Saksikan video konser lagu ini di halaman “Ungu: Doa untuk Ibu“.)

Kelak, kita tidak perlu lagi heran mendengar berita bahwa Pasha menangis lagi (dan lagi).


Gempa Myanmar: Jalan raya terbelah, warga ketakutan

gempa Myanmar

Jalan di Tachileik, Myanmar, yang retak akibat gempa, Maret 2011

Mengerikan. (Saksikan videonya di halaman “Kerusakan Akibat Gempa Myanmar“) Di Tachileik, wilayah terpencil Myanmar, jalan-jalan terlihat terbelah lantaran retakan yang sangat besar. “Orang-orang merasa takut. Banyak dari mereka yang tidur di sebuah lapangan tempat upacara Budha biasa dilaksanakan,” tutur seorang penduduk seperti dikutip AFP, Sabtu (26/3/2011).