Review Drama TV, Film Movie, Musik | Resensi Buku & Cerita | Renungan Berita Terbaru

Cerita

Galeri

Inilah cerpen yang gak cuma bikin kami menangis, tapi juga…

Karya manusia yang sungguh bagus bukan hanya lezat disantap, melainkan juga bergizi tinggi, higienis, bersih dari polusi. Inilah yang kami rasakan ketika mencerap kata-kata dalam sepotong cerpen karya Noviana Kusumawardhani. Judulnya, “Pemburu Air Mata“. Inilah potongan alinea dari cerpen tersebut yang menumbuhkan kesan nan amat mendalam di hati kami:

… Desaku menjadi desa terindah di seluruh negeri dan air mata adalah hal yang sangat biasa ditemukan di sini. Penduduk desaku hidup dari air mata. Apa pun yang kami lakukan selalu diiringi air mata. Bahkan ketika di saat-saat bahagia sekalipun, saat bersenang-senang, air mata selalu harus hadir di sana. Kami tidak mengenal air mata kesedihan ataupun kebahagiaan. Kami hanya mengenal air mata adalah napas. Seperti detak jantung yang berdentam setiap detik, air mata di desa ini pun adalah hidup mereka. Di sini diyakini orang yang semakin banyak mengeluarkan air mata adalah orang yang benar-benar bahagia…

Kami hanya mengenal air mata adalah napas.” Ini dia yang kami cari-cari selama ini. Inilah harta karun terpendam yang selama ini terlupakan. Maksudnya, bahkan walau serba kekurangan, kita masih bisa berharap menjadi manusia seutuhnya melalui air mata! Atas dasar ini, kamu putuskan untuk menspesialisasikan diri dalam bidang “ilmu menangis”. Maka lahirlah blog Menangislah ini sebagai tempat belajar kami.

Iklan

Galeri

Komik Jepang BestSeller *Topeng Kaca*

komik manga jepang terbaik terlaris

Pernah baca komik serial Topeng Kaca (bahasa Jepang: ガラスの仮面 Garasu No Kamen)? Rugi kalau tidak pernah. Komik (manga) yang dikarang dan digambar oleh Suzue Miuchi ini laris-manis dan masih cetak-ulang hingga sekarang. Sejak diterbitkan di majalah Hana to Yume mulai Januari 1976 hingga 2006, serial manga dengan 42 jilid yang belum tamat ini sudah terjual lebih dari 50 juta eksemplar di Jepang. Ini menjadikannya komik terlaris kedua sepanjang masa. Mengikuti kesuksesan ini, cerita komik Topeng Kaca telah disadur dalam bentuk seri drama sandiwara dan film animasi televisi.

Karena komik serial ini belum tamat, sempat beredar kabar burung di kalangan penggemar bahwa Suzue Miuchi sudah meninggal. Namun dua tahun kemudian, yakni pada Juli 2008, Miuchi meluncurkan kembali Topeng Kaca, yaitu jilid 43. Sedangkan jilid 44 diluncurkan pada Agustus 2009.

Di Indonesia, komik ini diterbitkan oleh Elex Media Komputindo. Serinya meliputi: Topeng Kaca, Syair Lidah Api, Sejuta Pelangi, Bayang-Bayang Jingga, Bidadari Merah, Dua Akoya. Seperti di Jepang, seri komik ini menjadi terlaris (best-seller) pula di Indonesia hingga sekarang.

(lebih…)


Galeri

[Foto-Video] Cewek Bunuh Diri di Mall

Broken Heart wallpaper

foto cewek bunuh diri di KB MallHeboh. Seorang gadis berusia 20 tahun melakukan bunuh diri dengan terjun dari lantai tiga di gedung KB Mall, Kota Baru, Kelantan, Malaysia. Mengapa ia berbuat senekat itu? Entahlah. Hanya Tuhan dan dirinya sendirilah yang tahu. Namun Utusan Malaysia menduga, si cewek melakukannya lantaran tekanan masalah keluarga dan percintaan.

Tindakan bunuh diri yang menegangkan ini ternyata ada yang merekam. Kita bisa menyaksikan foto-foto
kisah nyata ini di sini. (lebih…)


Kembang Kamboja di Rumah Sakit (Cerpen Pipiet Senja)

1 Litre of Tears

Di rumah sakit, teramat banyak kejadian yang sangat dramatis. Banyak cerita drama mengesankan, yang tak terlupakan sampai bertahun-tahun, berlatar rumah sakit. Contohnya: novel/film/drama Jepang 1 Litre of Tears (semoga kelak kita sempat membahasnya). Bahkan walaupun kisah seperti itu disampaikan oleh orang biasa, unsur dramatisnya masih terasa kuat. Contohnya, Kisah Nyata: Remaja Terjangkit Penyakit Kelamin. Mungkin, ini karena kita berhadapan dengan kejadian manusia yang paling dramatis, yaitu kematian.

Kalau yang mengalami perawatan di rumah sakit itu seorang sastrawan, maka dapatlah kita berharap menerima sajian elegi yang sangat menyentuh lubuk hati. Contohnya (lebih…)


Galeri

Kisah Nyata: Remaja Terjangkit Penyakit Kelamin

oral herpes simplex

Berikut ini sebuah interviu Kisah Nyata mengenai ‘Angela’ (bukan nama sebenarnya), seorang gadis remaja yang menderita penyakit kelamin lantaran virus Herpes Simplex. Tulisan ini merupakan terjemahan dari “True Story: I Have Herpes“.

Dapatkah Anda ungkapkan sekelumit tentang diri Anda?

Saya seorang gadis remaja biasa, kini berumur 20 tahun. Saya berkuliah di jurusan Ekonomi sekolah tinggi Midwest. Saya berpesta pada setiap akhir pekan, bekerja sebagai pelayan di kafe kopi setempat dan suka membelanjakan uang hasil upahnya untuk membeli sepatu baru. Saya normal.

Namun saya terjangkit herpes.

(lebih…)


Gempa Zina

tsunami Jepang

Renungan Spiritual: Kata orang, zina penyebab utama gempa. Kata kami, “Biarlah yang menyatakan penyebab bencana gempa adalah para ahlinya, yaitu para ahli geologi dan vulkanologi. Kita, yang bukan ahli, tak perlu sok tahu.” Kata-kata ini sekadar usul, khusus bagi kita yang sok tahu saja. Bagi Anda yang tidak sok tahu, usul kami: “Ajarilah kami supaya menjadi tidak sok tahu.”

Sebenarnya, ketika menulis kata “kita” (atau pun kami) tersebut, saya menerjemahkannya sebagai “saya”, seraya berharap orang-orang di luar saya untuk bergabung dalam kata “kita” (atau pun kami) itu. Jadinya, lagi-lagi harapan saya, kita bisa berbagi kebijaksanaan. Bukankah kita belajar (dan mengajar) supaya kita menjadi bijaksana?


Galeri

Pacaran Islami ala HAMKA

Kue Cinta Kaabah Masjidil Haram

Belum lama, MD Pictures sukses memfilmkan pacaran islami ala Habiburrahman El Shirazy, Ayat-Ayat Cinta. Kini, kesuksesan itu hendak diulangi atau dilampaui. MD Pictures akan memfilmkan novel pacaran islami ala HAMKA, Di Bawah Lindungan Kaabah. Film Di Bawah Lindungan Ka’bah targetkan 7 juta penonton.

Rencananya, syuting movie ini dimulai bulan ini dan akan ditayangkan mulai hari lebaran mendatang. Seraya menunggu hadirnya film Di Bawah Lindungan Ka’bah the movie, alangkah eloknya bila kita tengok lebih dulu cerita aslinya.

(lebih…)


Galeri

4 Alasan Mengapa Perlu Menangis & Mendengar Tangisan

crying stone

Ada banyak alasan yang tepat mengapa kita perlu menangis dan mendengar rintihan tangisan. Empat diantaranya terkandung dalam cerpen A.S. Laksana, “Kisah Batu Menangis“, sebagai berikut:
crying stone

  1. agar kita “lebih berhati-hati”; (“Kenangan pahit, kau tahu, akan melekat lebih kuat di dalam pikiran ketimbang kenangan manis.”)
  2. karena “cinta bisa abadi”; (Bahkan bila kita tidak lagi menjadi manusia, karena berubah menjadi batu atau pun debu, cinta sejati itu akan tetap ada dan dinikmati oleh orang-orang. Untuk contoh, silakan simak “Karena Cinta, Han Geng Menangis Saat Menyanyi“.)
  3. supaya segera menjadi lebih bijaksana; (“Sudah saatnya aku memikirkan ketenteraman seperti resi-resi zaman dulu, menghabiskan air mata di tempat sunyi.”)
  4. untuk mengubah segalanya dengan “membawa keberuntungan”. (Menangis itu seolah-olah “tertidur 300 tahun seperti orang-orang dari cerita lama”. Keadaan kita dapat berubah dari yang penuh dengan pertarungan dan kegagalan menuju perdamaian dan kemajuan.)

Misteri Dua Batu Yang Menangis

crying stone

Alkisah, dua orang manusia berubah menjadi batu. Mereka berdua sama-sama menangis. Namun, keadaan keduanya bertolak-belakang. Sungguh misterius. Batu Pertama menangis sedih dan kecewa. Batu Kedua menangis bangga dan bahagia. Mengapa? Silakan baca, renungkan, dan bandingkan cerita rakyat “Batu Menangis” (sedih-kecewa) dan cerpen “Kisah Batu Menangis” (bangga-bahagia).